Setelah timbul pertengkaran antara siapa yang lebih dulu ada, ayam atau telur, yang pada dasarnya ayam itu lahir dari telur sedangkan telur keluarnya dari ayam, begitulah seterusnya hingga ayam memutuskan untuk membawanya ke pengadilan Kota Bikini Bottom dengan pengacara Hotkrab pangsit dan Hakim Ketua Spongtem Pe asal rumah nanas.
Ilmuwan yang hadir pada sidang itu menjelaskan bahwa ayam lebih dulu ada sebelum telur, hal ini disebabkan Protein yang ada di telur hanya dapat di buat oleh ayam betina.Stephen Hawking dengan gagah berani menjawab, duluan telur baru ayam dan para ilmuwan pun mulai membantah sehingga suasana sidang mendidih dan siap ditiriskan. Pada tahun 2010 peneliti di Inggris membuktikan bahwa Proten yang dibutuhkan cangkang telur hanya ditemukan didalam ovarium ayam betina. Tim ilmuwan tersebut menggunakan sebuah super komputer untuk memperbesar proses pembentukan sebuah telur. Mereka menemukan bahwa protein yang bernama ovocledidin-17 atau OC-17 bertindak sebagai katalis untuk mempercepat pembentukan cangkang telur.
Dengan ini, setelah berkeliling Bikini Bottom, melewati 8 juta samudra akhirnya keputusan didapatkan oleh Hakim Spongtem Pe bahwa ayam lebih dulu ada, karena telur tidak akan ada tanpa cangkangnya, dan cangkan telur hanya bisa di hasilkan dari ayam. Namun ayam entah dari mana asalnya membuat suasana sidang menjadi Pesta darah sehingga laut menjadi tercemar karena ulah manusia.







