Heroin awalnya adalah obat batuk yang diproduksi oleh Bayer, Heroin 10 kali lebih efektif dari pada obat batuk biasa, namun heroin yang salah digunakan membuat ia masuk kedalam jenis Narkoba dan keadaannya dianggap ilegal jika tidak memiliki izin khusus.
Awalnya Opium akan diekstrak dan menghasilkan Morfin, Morfin ini lah yang kemudian di ekstrak lagi dan menghasilkan Heroin, Heinrich Dreser adalah seorang ahli kimia Jerman yang bertanggung jawab atas proyek aspirin dan heroin di Bayer AG. Heroin pada awalnya digunakan sebagai obat batuk, asma, malaria, batuk berdarah bahkan dapat menyembuhkan penyakit kelamin. Pada November 1898, Dreser mempresentasikan obat temuannya pada Kongres Naturalis dan Dokter Jerman. Namun setelah itu Bayer AG memproduksi obat ini secara besar-besaran, sehingga membuat banyak para dokter menjadi curiga kemana obat ini perginya, meskipun tidak ada konsumen yang mengeluh akan obat ini, kemudian para dokter meneliti kembali terhadap Heroin.
Heroin ternyata dapat meingkatkan ketergantungan 4 kali lipat dari Morphin, Bayer AG akhirnya menghentikan produksi Heroin dan mulai memproduksi obat batuk sirup pada 1913 dan pada tahun 1924 Heroin resmi dilarang penggunaan nya secara umum.







