Pada tahun 1881, seorang petugas yang menjaga perlintasan kereta api melihat sebuah baboon di dalam kandang di atas penjual yang mengarah ke arahnya, Petugas ini telah kehilangan kedua kakinya dalam kecelakaan kereta api yang terjadi di tahun 1877, dia menggunakan batang kayu yang dikatkan ke kakinya dan sebuh tongkat sebagai tumpuannya dalam beraktivitas.
Ia membeli baboon itu dan menamainya Jack, Jack dilatih oleh petugas itu berkeliling dan memberikan sinyal kereta api. Namun ada seorang wanita yang memprotes ke Pihak Kereta Api karena yang memberi sinyal adalah seekor kera dan tidak memiliki kompensasi. Alhasil petugas itu di pecat dari pekerjaannya yang sudah membuat ia kehilangan kedua kakinya, Namun petugas itu meminta kepada pimpinan dan para staff yang bersangkutan untuk melihat secara langsung keahlian Jack dalam melakukan tugasnya itu.
Sang pimpinan langsung terkejut ketika Jack berhasil lulus dari semua tes yang di berikan kepadanya, Sejak saat itu pimpinan memberikan gelar kepada baboon itu "Jack The Signalman". Petugas dan Jack akhirnya dapat bekerja kembali dan menjalani hidup seperti biasa, namun ditahun 1890 Jack mengidap penyakit Tuberkulosis dan akhirnya ia meninggal dunia.







