Di sebuah kompleks arkeologis Vichama, lembah Supe - Peru terdapat sebuah diding berukuran 3 x 1 m yang sudah ada sejak era Kuno andes tengah saat peradaban Caral atau Norte Chico yaitu peradabab tertua dan paling berkuasa di Amerika pada masanya, diperkirakan ada sekitar 3.000 jiwa pada peradaban ini.
Arkeolog Ruth Shady Solis mengatakan bahwa dinding ini adalah bagian dari ruangan depan sebuah gedung/fasilitas umum yang menghadap ke area pertanian Huara Valley yang , menbentung lingkaran dan memiliki luas sekitar 875 meter persegi. Relief ini menunjukan empat kepala manusia dengan mata tertutup dan di kelilingi oleh ular, namun setelah dihubungkan dengan relief-relief yang ada di sekitarnya yang menunjukan makna dari relief-relief ini adalah simbol dari periode kekeringan dan kelaparan, sebab beberapa relief menunjukan orang-orang yang kurus.
Shady Solis mengatakan, relief-relief ini menyimbolkan fertilisasi bumi: ular menggambarkan dewa yang terhubung dengan air, yang masuk ke bumi dan membuat biji bertunas. “Relief yang baru menguatkan pendekatan menangkap, dalam memori kolektif, kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat akibat perubahan iklim dan kelangkaan air yang memiliki efek serius terhadap produktifitas pertanian,” lanjutnya.







