Seorang pria yang tinggal di Haisar barat laut India memiliki kelainan langka, tubuhnya berhenti berkembang sedangkan umurnya terus bertambah, Singh terlahir normal dan sehat pada awalnya, namun ketika ia mulai belajar berbicara dan berjalan tubuhnya berhenti berkembang, tingginya hanya 1,5 kaki dan beratnya hanya 5 kg.
Dia bahkan memiliki dua adik yang dimana kedua saudaranya ini tumbuh dengan normal seperti manusia biasanya, dikutip dari situs Bastille Post, beberapa ilmuwan percaya kalau Singh menderita Sindrom Laron, kelainan genetik langka yang disebut juga sindrom kerdil. Sebab itulah ia disebut manusia kerdil.
Satu-satunya yang berubah dari fisik Singh adalah wajahnya, tapi meskipun ia menangis dan menjerit wajahnya tak mampu menunjukan itu semua sehingga ia hanya bisa menggunakan bahasa isyarat saja. Karena orang tuanya tak mampu merawatnya kini ia dirawat oleh bibi dan pamannya, dia selalu menjabat tangan dan berkomunikasi dengna tamu yang datang, sebeb itulah pamannya mengatakan kalau dia adalah badut kerdil yang tak pernah menangis.
Sejauh ini penyakit yang diderita Singh belum diketahui karena pihak keluarga tidak mampu membayar biaya pemeriksaan dan perawatan yang ditaksir menelan biaya sampai 500.000 rupee atau sekitar Rp 103 juta. Sekarang keluarganya sedang berusaha menggalang dana di internet dan berharap ada bantuan untuk biaya pengobatan Singh.







