Pee Wee gaskins atau yang bernama asli Donald Henry Gaskins lahir di Carolina 13 Maret 1933, ia menghabiskan masa mudanya di penjara, posturnya yang kecil membuat dia dipanggil Pee Wee yang artinya kecil/cebol. Ia kerap menjadi bahan bullyan para napi lain dan tidak jarang ia mendapatkan pelecehan seksual.
Tak selamanya ia bisa menahan, pada saat ia berhasil membunuh sang napi yang paling ditakuti di penjara itu, ia mulai mendapatkan tempat untuk di segani para napi lain. Kisahnya diceritakan dalam biografi berjudul Final Truth dan mengaku bahwa dia punya pikiran spesial yang mengijinkan dia untuk membunuh. Ia banyak membunuh orang bahkan tak pandang bulu, ia pernah membunuh seorang anak dengan memenggal kepalanya dan menenggelamkan mayatnya ke dalam air.
Pembunuhan pertama oleh Gaskins terjadi saat dia pertama kali masuk penjara pada tahun 1953. Dia menebas leher seseorang bernama Hazel Brazell. Dia mengakui bahwa dia membunuh Brazell karena ingin mendapat ‘nama’ diantara para narapidana. Gaskins pun dijatuhi hukuman 3 tahun penjara. Namun kemudian Gaskins kabur dari penjara. Sejatinya Gaskins ‘sempat’ memiliki kehidupan yang normal karena tak lama kemudian dia menikah. Namun setelah 2 tahun sejak pembebasannya, dia memperkosa gadis 12 tahun dan berhasil ditangkap. Atas perbuatannya Gaskins dipenjara selama 8 tahun dan baru dibebaskan pada November 1986.
Seakan tak pernah jera dan mau bertobat, Enam tahun kemudian lagi-lagi Gaskins melakukan pembunuhan sadis, kali ini tak tanggung-tanggung ia berani lakukan di dalam penjara yang tak lain korbannya adalah sesama tahanan .Alibi dia melakukan pembantaian untuk mempertahankan namanya sebagai orang tersadis di Amerika.







