Pada abad ke-19 ada sebuah peristiwa aneh, dimana seorang dokter melaporkan bahwa banyak orang yang giginya tiba-tiba meledak, ia mengatakan kondisi ini adalah sebuah wabah.
Dia adalah dokter yang langsung menangani beberapa pasien yang terkena wabah ini, gigi orang-orang tersebut benar-benar meledak di dalam mulut mereka. Laporan Atkinson diterbitkan dalam jurnal "The Dental Cosmos," sebuah jurnal besar untuk industri kedokteran gigi Amerika pada abad ke-19. Dia menyaksikan kasus pertama pada tahun 1817 yang melibatkan seorang pendeta dari Springfield, Pennsylvania. Kondisi pendeta itu mengerikan.
Rasa sakit membuatnya gelisah dan, pada satu kesempatan, dia pernah membentur-benturkan kepalanya di tanah menahan rasa sakit luar biasa yang dialaminya. Dia juga dilaporkan menjulurkan kepalanya di bawah pojok pagar dan menaruhnya di air layaknya perilaku pada binatang. Tapi keesokan paginya, ada retakan tajam, dan giginya berubah menjadi serpihan-serpihan yang membuatnya lega. Ya, giginya telah meledak di mulutnya.
Anehnya, sakit giginya langsung sembuh ketika bagian giginya yang sakit, yaitu molar, meledak. Suara ledakannya begitu keras hingga menyebabkan wanita muda tuli selama beberapa hari. Namun fenomena gigi meledak benar-benar aneh dan tidak biasa. Kerusakan gigi mungkin satu-satunya penjelasan terkait fenomena ini menurut Devlin.







